Tips dan cara merawat mainan mobil remote control agar awet
Jumat, 21 Juni 2019
Tambah Komentar
Buat kalian yang punya mobil RC, tentu pernah mengalami kejadian saat mainan tersebut tidak dipakai dalam jangka waktu yang cukup lama, saat hendak digunakan kembali ternyata tidak mau menyala. Agar kejadian tersebut tidak terulang kembali, saya akan berikan tips dan bagaimana cara merawat mobil remote control agar awet.
Mungkin bagi sebagian orang menganggap hal seperti ini tidak perlu dilakukan, apalagi jika tidak ada waktu untuk mengerjakannya atau punya uang berlebih. Sehingga kejadian barang rusak beli baru menjadi kebiasaan. Padahal ada nilai yang bisa kita ambil dari kebiasaan merawat barang yang kita punya, apalagi jika kita melibatkan anak-anak, adik, atau keponakan kita. Sehingga mereka terdidik untuk selalu melakukan hal-hal positif.
Cara merawat mobil remot cukup mudah, dengan melakukan 3 hal di bawah ini secara rutin :
- pertama selalu melepas battery mobil rc dan baterai remot controlnya jika tidak digunakan atau akan disimpan.
- Selalu bersihkan debu yang menempel setelah mobil mainan remot dipakai.
- Beri pelumas secukupnya pada bagian dinamo, as roda, dan bagian sockbeker jika mobil remot yang kita punya jenis mpobil remote offroad.
Sekarang apa yang terjadi jika kita tidak melakukan salah satu dari tiga hal diatas. Salah satu resiko yang di peroleh adalah mainan yang masih bagus saat disimpan justru rusak. Penyebabnya sepele, dari ketidak tahuan atau memang cara kita memperlakukan barang mainan yang kita punya. Sekarang kita lihat bagaimana cara mengetahui dan mengatasi masalah yang timbul akibat kita tidak melakukan perawatan yang benar pada mainan mobil remot.
1. Sumber tegangan
Bagian pertama yang kita perikasa adalah sumber tegangan untuk menggerakan rangkaian elektronik yang ada di remote control dan mobil rc nya. Kerusakannya yaitu per sebagai konektor kutub positif dan negatif battery mengalami korosi atau karat. Penyebabnya cairan baterei yang bocor atau rusak, cara mengatasinya cukup mudah jika karat tersebut belum sampai merusak kawat pernya.
Tinggal kita gosok dengan ampelas halus atau menggunakan pisau cutter lalu bersihkan dengan kain lap. Tapi jika per yang digunakan sudah mengalami karat yang parah sehingga per tersebut patah, terpaksa kita harus mengganti per tersebut. Setelah bagian tegangan bagus, kita lanjutkan dengan memeriksa bagian saklar.
2. Saklar ON-OFF
Saklar sebagai pemutus sumber tegangan ke rangkaian mobil rc sebenarnya cukup jarang terjadi. Tapi kita tetap harus memeriksa bagian ini, agar kita tahu apakah tegangan batre masuk kerangkaianya atau tidak. Kerusakan pada saklar disebabkan oleh debu yang bisa masuk kedalam saklar, bagian konektor didalam saklarnya karatan. Atau memang karena dari saat pertama membeli, saklar sudah dalam keadaan longgar menyebabkan konektor tidak tersambung sempurna saat kita geser ke on-off.
Cara mengatasinya jika saklar longgar, cukup di kencangkan posisi pengaitnya menggunakan tang. Jika masih kencang, coba kita geser ke posisi ON, apakah mobil menyala atau tidak. Jika tidak mau menyala, kemungkinan ada debu atau plat di dalam konektor berkarat. Cukup beri pelumas atau minyak kayu putih pada bagian dalam saklar, lalu kita geser berlawanan beberapa kali agar debu atau karat tersebut hilang. Setelah saklar on-off normal, sekarang kita periksa kabel-kabelnya.
3. Kabel
Didalam mobil remot, terdapat beberapa kabel dengan bermacam warna. Untuk mengetahui bagian mana yang perlu kita periksa, bisa dilihat dari warna kabel atau petunjuk di papan rangkaian pcbnya. Di papan pcb tempat kabel di pasangkan terdapat simbol huruf dan warna kabel sebagai berikut:
B+ = Untuk tegangan positif, tersambung ke konektor baterei positif (+), berwarna merah
B- = Untuk tegangan negatif, tersambung ke konektor baterai negatif (-), berwarna hitam
L R = Sumber tegangan untuk dinamo bagian depan, berwarna kuning dan hijau
F B = Sumber tegangan untuk dinamo bagian belakang, kadang tertulis M+ dan M- berwarna biru dan hijau.
Tapi untuk warna kabel L R dan F B tidak selalu sama antara mobil remote satu dengan yang lainnya, jadi patokan kita ada di simbol hurufnya. Periksa kabel tegangan positif dan negatif apakah masih tersambung sempurna, cek juga solderannya masih melekat atau tidak. Jika mobil rc yang besar dan disimpan digudang rumah, bagian kabel ini sering putus dan ada bekas seperti gigitan tikus, sambung kembali jika ada kabel yang putus sesuai warna dan posisi tempat kabelnya.
Jika 3 poin diatas sudah kita perbaiki dan tidak ada masalah, coba sekarang kita jalankan mobil remote controlnya. Jika mobil remot bisa berjalan normal tanpa kendala, pekerjaan kita telah selesai. Apabila kita menggunakan baterai baru ternyata mobil sudah bisa hidup tapi jalannya pelan, kita periksa bagian dinamo penggerak roda belakang.
4. Dinamo roda belakang
Cara mengetahui dinamo belakang bermasalah adalah dengan memperhatikan putaran rodanya, bandingkan dengan gerakan roda depan. Jika roda depan dijalankan untuk belok kanan dan kiri masih bagus dan kuat tapi roda belakang berputar lemah, Ini pertanda bagian bras dinamo nya telah aus. Untuk cara memperbaiki dinamo mobil remote control akan saya bahas di artikel selanjutnya.
Demikianlah tips dan cara merawat mainan mobil remote control agar awet yang saya gunakan, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan bagi kita semua.
Mungkin bagi sebagian orang menganggap hal seperti ini tidak perlu dilakukan, apalagi jika tidak ada waktu untuk mengerjakannya atau punya uang berlebih. Sehingga kejadian barang rusak beli baru menjadi kebiasaan. Padahal ada nilai yang bisa kita ambil dari kebiasaan merawat barang yang kita punya, apalagi jika kita melibatkan anak-anak, adik, atau keponakan kita. Sehingga mereka terdidik untuk selalu melakukan hal-hal positif.
Cara merawat mobil remot cukup mudah, dengan melakukan 3 hal di bawah ini secara rutin :
- pertama selalu melepas battery mobil rc dan baterai remot controlnya jika tidak digunakan atau akan disimpan.
- Selalu bersihkan debu yang menempel setelah mobil mainan remot dipakai.
- Beri pelumas secukupnya pada bagian dinamo, as roda, dan bagian sockbeker jika mobil remot yang kita punya jenis mpobil remote offroad.

Sekarang apa yang terjadi jika kita tidak melakukan salah satu dari tiga hal diatas. Salah satu resiko yang di peroleh adalah mainan yang masih bagus saat disimpan justru rusak. Penyebabnya sepele, dari ketidak tahuan atau memang cara kita memperlakukan barang mainan yang kita punya. Sekarang kita lihat bagaimana cara mengetahui dan mengatasi masalah yang timbul akibat kita tidak melakukan perawatan yang benar pada mainan mobil remot.
1. Sumber tegangan
Bagian pertama yang kita perikasa adalah sumber tegangan untuk menggerakan rangkaian elektronik yang ada di remote control dan mobil rc nya. Kerusakannya yaitu per sebagai konektor kutub positif dan negatif battery mengalami korosi atau karat. Penyebabnya cairan baterei yang bocor atau rusak, cara mengatasinya cukup mudah jika karat tersebut belum sampai merusak kawat pernya.
Tinggal kita gosok dengan ampelas halus atau menggunakan pisau cutter lalu bersihkan dengan kain lap. Tapi jika per yang digunakan sudah mengalami karat yang parah sehingga per tersebut patah, terpaksa kita harus mengganti per tersebut. Setelah bagian tegangan bagus, kita lanjutkan dengan memeriksa bagian saklar.
2. Saklar ON-OFF
Saklar sebagai pemutus sumber tegangan ke rangkaian mobil rc sebenarnya cukup jarang terjadi. Tapi kita tetap harus memeriksa bagian ini, agar kita tahu apakah tegangan batre masuk kerangkaianya atau tidak. Kerusakan pada saklar disebabkan oleh debu yang bisa masuk kedalam saklar, bagian konektor didalam saklarnya karatan. Atau memang karena dari saat pertama membeli, saklar sudah dalam keadaan longgar menyebabkan konektor tidak tersambung sempurna saat kita geser ke on-off.
Cara mengatasinya jika saklar longgar, cukup di kencangkan posisi pengaitnya menggunakan tang. Jika masih kencang, coba kita geser ke posisi ON, apakah mobil menyala atau tidak. Jika tidak mau menyala, kemungkinan ada debu atau plat di dalam konektor berkarat. Cukup beri pelumas atau minyak kayu putih pada bagian dalam saklar, lalu kita geser berlawanan beberapa kali agar debu atau karat tersebut hilang. Setelah saklar on-off normal, sekarang kita periksa kabel-kabelnya.
3. Kabel
Didalam mobil remot, terdapat beberapa kabel dengan bermacam warna. Untuk mengetahui bagian mana yang perlu kita periksa, bisa dilihat dari warna kabel atau petunjuk di papan rangkaian pcbnya. Di papan pcb tempat kabel di pasangkan terdapat simbol huruf dan warna kabel sebagai berikut:
B+ = Untuk tegangan positif, tersambung ke konektor baterei positif (+), berwarna merah
B- = Untuk tegangan negatif, tersambung ke konektor baterai negatif (-), berwarna hitam
L R = Sumber tegangan untuk dinamo bagian depan, berwarna kuning dan hijau
F B = Sumber tegangan untuk dinamo bagian belakang, kadang tertulis M+ dan M- berwarna biru dan hijau.

Jika 3 poin diatas sudah kita perbaiki dan tidak ada masalah, coba sekarang kita jalankan mobil remote controlnya. Jika mobil remot bisa berjalan normal tanpa kendala, pekerjaan kita telah selesai. Apabila kita menggunakan baterai baru ternyata mobil sudah bisa hidup tapi jalannya pelan, kita periksa bagian dinamo penggerak roda belakang.
4. Dinamo roda belakang
Cara mengetahui dinamo belakang bermasalah adalah dengan memperhatikan putaran rodanya, bandingkan dengan gerakan roda depan. Jika roda depan dijalankan untuk belok kanan dan kiri masih bagus dan kuat tapi roda belakang berputar lemah, Ini pertanda bagian bras dinamo nya telah aus. Untuk cara memperbaiki dinamo mobil remote control akan saya bahas di artikel selanjutnya.
Demikianlah tips dan cara merawat mainan mobil remote control agar awet yang saya gunakan, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan bagi kita semua.
Belum ada Komentar untuk "Tips dan cara merawat mainan mobil remote control agar awet"
Posting Komentar